Sejarah
Tahun 1980-an: asal usul
Emo muncul dari genre hardcore punk pada awal 1980-an di Washington, D.C. sebagai reaksi meningkatnya kekerasan di komunitas hardcore punk dan rasa ketidaksenangan terhadap Ian MacKaye dari Minor Threat yang mengubah fokus musiknya dari komunitas menjadi kepentingan politik individual. Penggemar Minor Threat bernama Guy Picciotto mendirikan Rites of Spring pada tahun 1984 karena berkeinginan melepaskan diri dari batasan-batasan hardcore yang mengekang, dan menggantinya dengan gitar yang melodius, ritme yang bervariasi, dan lirik yang sangat penuh luapan emosi pribadi Sebagian dari lirik lagu-lagu Rites of Spring telah menjadi metafora bagi pemusik emo dari generasi berikutnya, termasuk di antaranya tema-tema seperti nostalgia, kepahitan yang romantis, dan putus asa yang puitis. Konser-konser Rites of Spring menjadi arena luapan emosi publik, para penonton sering kali menangis tersedu-sedu.Ian MacKaye berubah menjadi penggemar berat Rites of Spring, membantu rekaman satu-satunya album Rites of Spring, dan bekerja sebagai roadie dalam konser keliling. MacKaye lalu mendirikan band sendiri bernama Embrace yang mengeksplorasi tema-tema serupa mengenai pencarian diri dan pelepasan emosi. Grup-grup musik serupa bermunculan setelah adanya Revolusi Musim Panas 1985 di kalangan hardcore punk Washington, D.C.. Gray Matter, Beefeater, Fire Party, Dag Nasty, Lunchmeat, dan Kingface adalah beberapa grup musik yang berperan penting waktu itu.
Asal
usul dari istilah emo tidaklah begitu pasti, namun paling tidak sudah
dikenal sejak tahun 1985. Menurut Andy Greenwald
penulis buku Nothing Feels Good: Punk Rock, Teenagers,
and Emo, "Asal
usul istilah emo diselubungi misteri [...] tapi pertama kali muncul
sebagai kebiasaan umum pada 1985. Kalau Minor Threat dianggap hardcore,
maka Rites of Spring dengan fokus yang berbeda, bisa disebut emotional
hardcore atau emocore. Michael Azerrad pengarang Our Band Could Be
Your Life juga melacak asal usul kata emo: "Gaya bermusik
seperti itu segera disebut 'emo-core', istilah yang dibenci oleh semua orang
yang terlibat di dalamnya, walaupun istilah dan pendekatan itu berkembang
paling sedikit lima belas tahun kemudian, dan melahirkan band-band yang tidak
terhitung jumlahnya."MacKaye juga mengenang kembali tahun 1985, dan
mengingat ada sebuah artikel di majalah Thrasher yang
menyebut Embrace dan grup-grup musik lain di
Washington, D.C.
sebagai "emo-core". Ketika itu, ia menganggapnya "istilah
paling bodoh yang pernah aku dengar seumur hidupku."Teori lain mengatakan
istilah emo berasal dari penonton konser Embrace. Mereka meneriakkan
kata "emocore" yang dimaksudkan sebagai ejekan bagi Embrace. Penggemar emo mengklaim bahwa MacKaye yang menciptakan istilah emo
untuk mengejek dirinya sendiri di majalah, atau istilah tersebut berasal dari
ciptaan Rites of Spring. Walapun demikian, Oxford
English Dictionary
mencatat bahwa istilah emo-core pertama kali digunakan tahun 1992,
sementara istilah emo mulai dikenal pada tahun 1993. Kata emo pertama kali muncul
di media cetak pada tahun 1995 di majalah New Musical Express.
Perusahaan
rekaman spesialis emocore dengan segera bermunculan di sekitar kalangan
punk Washington, D.C., dan identik dengan grup-grup musik yang bernaung di
bawah label Dischord Records milik MacKaye.Walaupun sebagian besar dari
grup-grup tersebut enggan disebut band emo, mereka menerimanya dengan
terpaksa. Veteran punk Jenny Toomey
mengenang "Orang yang menggunakan [istilah emo] hanyalah orang-orang yang
cemburu terhadap begitu besar dan fanatiknya penggemar pada waktu itu. [Rites
of Spring] sudah ada sebelum istilah emo tercipta, dan mereka
membencinya. Namun terjadilah keanehan, seperti ketika orang-orang mulai
menyebut musik mereka 'grunge', Anda juga mulai ikut-ikutan memakai istilah
itu, walaupun mulanya Anda membencinya."
Kegemilangan emo di Washington, D.C.
hanya bertahan beberapa tahun. Pada 1986, sebagian besar band-band utama,
termasuk Rites of Spring, Embrace, Gray Matter, dan Beefeater sudah membubarkan
diri. Walaupun demikian, ide dan estetika yang berasal dari mereka dengan cepat
menyebar ke seluruh Amerika Serikat lewat majalah penggemar (zine), rekaman piringan hitam,
dan kabar burung. Menurut
Greenwald, kalangan emo di Washington, D.C. meletakkan fondasi bagi
inkarnasi grup-grup emo generasi berikutnya:
Apa
yang terjadi di Washington, D.C. pada pertengahan delapan puluhan, pergeseran kemarahan menjadi aksi, dari
kemarahan terpendam menjadi ketidakpastian internal, dari massa yang terindividualisasikan
menjadi massa yang individual, semuanya dalam beberapa hal merupakan studi
kasus bagi transformasi dunia punk nasional untuk dua dekade berikutnya. Penggambaran
ide dan situasi, kekuatan musik, dan cara orang bereaksi terhadaobtam dab cara
band-band menjadi jenuh dan bukan memudar, semuanya berawal dari beberapa
pertunjukan pertama Rites of Spring. Fondasi emo telah diletakkan, namun secara
tidak sengaja, oleh lima puluh orang atau lebih di ibu kota negara. Dan dalam
beberapa hal, emo tidak akan pernah sebaik dulu dan pastinya tidak akan
pernah murni lagi. Pastinya, dunia emo di Washington menerima emocore
secara konsensus sebagai suatu genre.
Di kemudian hari, MacKaye dan Piccioto, bersama Brendan Canty (pemain drum
Rites of Spring) membentuk Fugazi. Walaupun anggotanya terkait
dengan dunia emo, Fugazi umumnya tidak diakui sebagai grup musik emo.






0 komentar:
Posting Komentar